Minggu, 10 Juni 2012

STRATEGI MENGAJAR


  1. Pilih target ketrampilan bermain
  2. Bagi ketrampilan menjadi beberapa bagian yang akan diajarkan.
  3. Ajarkan satu langkah setiap kali.
  4. Buat persyaratan waktu yang singkat,kemudian perlahan – lahan tingkatkan.
  5. Sediakan imbalan yang berlimpah, kata – kata pujian yang meriah penuh penekanan (“WOW,asyik !!!).
  6. Kurangi pengawasan sambil memberi dorongan dan beri imbalan bila anak bermain dengan tepat.
  7. Jika terjadi stimulasi diri yang sering, lihat stimulasi yang natural dan identifikasi aktivitas bermain yang dapat dimasuki aspek itu. Mis. Gunakan permainan kelereng pada anak yang mempunyai stimulasi visual;aktivitas menggunting dan menempel untuk stimulasi taktil; dan mainan yang berbunyi untuk stimulasi auditory.Untuk mengalihkan perilaku stimulasi , hal ini dimasukkan ke dalam aktifitas bermain.

AREA BERMAIN

Di bawah ini beberapa contoh tipe – tipe aktivitas bermain yang harus di masukkan ke dalam bagian program bermain anak :

1.      Sensory
2.      Mainan
3.      Puzzle
4.      Ketrampilan (melukis,menggambar,pekerjaan tangan)
5.      Media
6.      Papan bermain

PERKEMBANGAN TAHAP – TAHAP BERMAIN

  1. Permainan di luar diri sendiri ( mis, menyisir rambut boneka, mendorong mobil – mobilan) (1 th)
  2. Bermain berpura – pura yang sederhana ( mis, makan , tidur) (1,6 th)
  3. Meniru aktivitas di rumah (mis, menyapu) (1,6 th)
  4. Menghubungkan objek dengan bermain ( mis , membawa anjing berjalan – jalan) (1,6 th)
  5. Menggunakan mainan di belakang layar (2,6 th)
  6. Bermain berpura – pura kegiatan sehari – hari , paling sedikit 10 menit (2,6 th)

Contoh:

1.      Membuat adonan kue :tepung dan minyak
2.      Balok – balok :
a.                   Mengambil balok
b.                  Menyusun
c.                   Membuat berisan horizontal
d.                  Mendisain , membangun menara , jembatan , membuat bangunan tanggi, dll
3.      Puzzle
4.      Memasukkan bentuk – bentuk
5.      Lego

Tidak ada komentar:

Posting Komentar